PENTINGNYA PELATIHAN PENGGUNAAN SEKOCI DALAM UPAYA OPTIMALISASI KESELAMATAN JIWA DI KAPAL SPOB BUANA ENERGY

Authors

  • Raden Bintang
  • Aries Allolayuk
  • Chrisandi Rantegau Lande

DOI:

https://doi.org/10.29103/e-mabis.v27i1.1595

Abstract

Perlindungan jiwa manusia dalam kegiatan maritim menjadi perhatian utama, khususnya untuk kapal tanker yang beroperasi dengan kemungkinan insiden serius yang lebih besar. Perahu penyelamat jatuh bebas berfungsi sebagai fasilitas evakuasi utama selama keadaan darurat, sehingga personel kapal harus mampu mengoperasikannya dengan benar dan tanpa penundaan. Dalam praktiknya, latihan evakuasi darurat yang melibatkan peralatan ini belum mencapai tingkat yang diharapkan. Penelitian ini mengkaji bagaimana pelatihan perahu penyelamat jatuh bebas berkontribusi pada perlindungan jiwa di atas kapal SPOB Buana Energy. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, sementara informasi diperoleh dari pemantauan lapangan langsung, sesi wawancara, dan tinjauan dokumen. Informasi yang dikumpulkan diproses dengan memilih temuan yang relevan, menyusunnya menjadi deskripsi yang jelas, dan merumuskan interpretasi akhir. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan perahu penyelamat belum dilakukan secara efektif. Dari Agustus 2024 hingga Juli 2025, kegiatan latihan perahu hanya dilakukan dua kali, yang gagal memenuhi ketentuan SOLAS. Peluncuran perahu penyelamat skala penuh juga belum pernah dilakukan. Proses persiapan membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 11 menit, sedangkan batas waktu yang dibutuhkan hanya 3 hingga 5 menit. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan yang terjadwal, konsisten, dan terorganisir dengan baik untuk memperkuat kesiapan personel kapal.

Kata Kunci: Sekoci Free Fall, Pelatihan, Keselamatan Jiwa, SOLAS, Kesiapsiagaan, Awak Kapal

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles