PEMANFAATAN INFORMASI DEMOGRAFI DALAM FORMULASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: STUDI KASUS PEMERINTAH KOTA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.29103/e-mabis.v27i1.1578Abstract
Data demografi merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, di banyak daerah termasuk Kota Medan, terdapat kesenjangan antara ketersediaan data kependudukan dan implementasinya dalam proses perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan informasi demografi dalam formulasi kebijakan pembangunan daerah di Kota Medan, mengidentifikasi mekanisme integrasi data ke dalam dokumen perencanaan, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive dari Bappeda, Disdukcapil, Diskominfo, akademisi, dan praktisi kebijakan publik. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan data demografi dalam perencanaan pembangunan Kota Medan belum optimal akibat fragmentasi data sektoral, keterbatasan kapasitas analitik sumber daya manusia, dan lemahnya koordinasi antarinstansi. Meskipun regulasi Satu Data Indonesia dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah memberikan kerangka hukum yang memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala teknis dan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola data, integrasi sistem informasi daerah, peningkatan literasi data aparatur sipil negara, dan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi optimalisasi penggunaan data demografi untuk meningkatkan kualitas kebijakan pembangunan.
Kata Kunci: data demografi, kebijakan pembangunan daerah, evidence-based policy, tata kelola data, Kota Medan
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).